FAKTA
Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan
antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap
antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah
A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah
A-negatif atau O-negatif.
Di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan.
SIFAT
Golongan darah A
1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan
merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan
segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya
mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang
lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat.
Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang
ber’temperamen’ sama.
Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka
mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda
kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali
dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu
agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang
pas-pasan misalnya, eh malah diberikan ke orang lain. Tapi ya itu, dia
hanya akan memberikan pertolongan berdasarkan perasaan hati nurani alias
nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta
padanya, dia amat nggak suka.Orang
punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun
perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali
jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi
namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika sudah merasa cape
dalam mengerjakan sesuatu suka ngedumel/cuap2. he..he..he.. Bicaranya
ceplas-ceplos, tanpa peduli pada perasaan orang lain. Pada orang yang
jelas-jelas nggak disukainya terlalu diperlihatkan. Boro-boro mau
ngobrol, dekat-dekat aja nggak mau.Pada
umumnya orang yang memiliki golongan darah A sedikit pemalu. Itu
sebabnya untuk bisa masuk lingkungan pergaulan butuh waktu beradaptasi
cukup lama.
Karakter Orang Bergolongan Darah A
Orang dengan golongan darah A memiliki kekuatan karakter yang
mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis
ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa. Mereka cenderung
menghindari konfrontasi, dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara
orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan
diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi mereka
sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka
sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan,
mereka lebih suka mengerjakannya sendiri. Orang-orang dengan golongan
darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga
sangat kreatif, dan paling artistik di antara semua golongan darah yang
ada karena kesensitifan mereka.
Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah A
* Jangan mengangkat topik yang konfrontatif, misalnya, topik
kontroversial karena mereka orang yang tidak suka membuat konfrontasi
dengan lawan bicara.
* Gunakan kata-kata yang relatif sopan karena mereka sangat sensitif dan
terkadang konservatif sehingga kata-kata yang tidak sesuai dengan
standar kesopanan minimal akan dapat menyinggung mereka.
* Jika menjawab usahakan dengan lengkap dan bermakna karena mereka
adalah orang yang sangat sempurna dan kurang menyukai hal yang
setengah-setengah.
* Mintalah pandangan dan pendapat mereka karena mereka sangat kreatif
untuk hal ini dan dengarkan dengan saksama ketika mereka menjelaskan.
* Jangan melebihi mereka saat menyampaikan sesuatu. Artinya, jangan
sampai mereka merasa dilampaui dalam hal kepintaran dan pengalaman,
misalnya.
* Hargai mereka dengan memuji seperlunya karena pujian yang berlebihan akan membuat mereka ragu dengan ketulusan si pemuji.
Sebagai tambahan, orang golongan darah A cenderung menyukai
topik-topik yang bernuansa damai dan kooperatif. Mereka tidak menyukai
topik yang berkaitan dengan sepak terjang atau kepribadian orang lain
yang tidak ada parameter jelasnya. Mereka sangat sensitif, dalam arti
setiap kata yang diterima oleh akal sehat mereka akan menjadi tolok ukur
mereka terhadap orang yang diajak berkomunikasi. Untuk itu, lebih
berhati-hatilah jika berhadapan dengan orang golongan darah A ini karena
mereka sesungguhnya adalah pengamat yang luar biasa.
PENYAKIT
Berikut ini Penyakit yang sering dijumpai pada Orang bergolongan Darah A
– Cepat marah,
– serangan jantung,
– gangguan saluran darah,
– kanker,
– kegemukan.
MAKANAN
Pemilik darah golongan A disarankan mengkonsumsi bahan makanan yang
sedikit mengandung lektin. Para pemilik golongan darah ini memiliki
lambung dengan kandungan lektin rendah. Jika asupan lektin berlebihan ,
maka akan mengganggu kesehatan lambung. Selain itu, mereka menghasilkan
lendir yang
lebih banyak jumlahnya. Ini mengakibatkan resiko terjangkit penyakit
alergi, seperti asma, infeksi telinga, dan gangguan pernapasan.
Makanan yang dianjurkan ialah kelompok nabati. Sumber hewani bisa
diperoleh dari ikan dan ayam kampung, ini pun dengan jumlah dan
frekuensi terbatas. Susu yang dianjurkan adalah susu fermentasi
(yoghurt), krim tanpa lemak, keju alami, telur dalam jumlah terbatas.
Ciri khas:
-Sistem kekebalan tubuh tidak sekuat tipe O
-Stres bisa diatasi dengan meditasi
-Orang yang bertanggung jawab dan romantis
-Jalur pencernaan cukup sensitif
-Dianjurkan menjadi vegetarian atau mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak
Jenis olahraga:
Fisik yang menenangkan dan fokus seperti yoga dan taichi.
Berikut adalah tips hal-hal berkenaan tentang diet golongan darah A:
Sangat bermanfaat : Ikan makarel, Ikan salem, ikan sarden, keong, bayam,
brokoli, wortel, jamur, kacang tanah, kacang buncis, susu kedelai,
tahu, tempe, beras, bluberi, nanas, & mangga
Netral : Ikan tuna, telur, ikan hiu, ikan ekor kuning, ikan cucut, ayam kalkun, burung dara, jagung,
tapioka, gandum, labu, bawang merah
Pantang : Sapi, kerbau, kambing, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan, lobster, gurita, kepiting, belut,
kodok, udang, cumi-cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, kelapa
Soo…Bagaimana dengan Anda??
Selasa, 07 Oktober 2014
Golongan darah Dengan Fakta yang Ada
SIFAT SECARA UMUM
A = terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel, kecenderungan politik: “destra”
B = nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: “sinistra”
O = berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik: “centro”
AB = unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik
BERDASARKAN URUTAN
Yang paling gampang ngaret soal waktu:
B (karena nyantai terus)
O (karena flamboyan)
AB (karena gampang ganti program)
A (karena gagal dalam disiplin)
Yang paling susah mentolerir kesalahan orang:
A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
B (karena easy going tapi juga easy judging)
AB (karena asal beda)
O (easy judging tapi juga easy pardoning)
Yang paling bisa dipercaya:
A (karena konsisten dan taat hukum)
O (demi menjaga balance)
B (demi menjaga kenikmatan hidup)
AB (mudah ganti frame of reference)
Yang paling disukai untuk jadi teman:
O (orangnya sportif)
A (selalu on time dan persis)
AB (kreatif)
B (tergantung mood)
Kebalikannya, teman yang paling tidak disukai:
B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
AB (double standard)
A (terlalu taat dan scrupulous)
O (sulit mengalah)
MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN
Yang paling mudah kesasar / tersesat:
B
A
O
AB
Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
O (jago olah raga)
A (persis dan matematis)
B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
AB (alergi pada setiap jenis olah raga)
Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin:
O (karena berjiwa leadership dan problem-solver)
A (karena berpribadi “minute” dan teliti)
B (karena sensitif dan mudah ambil keputusan)
AB (karena kreatif dan suka ambil resiko)
Yang jadi PM jepang rata-rata bergolongan darah O (berjiwa pemimpin)
Mahasiswa Tokyo Universita pada umumnya bergol darah : B
Yang paling gampang nabung:
A (suka menghitung bunga bank)
O (suka melihat prospek)
AB (menabung karena punya proyek)
B (baru menabung kalau punya uang banyak)
Yang paling kuat ingatannya:
O
AB
A
B
Yang paling cocok jadi MC adalah orang yang bergolongan darah A (kaya planner berjalan)
MENYANGKUT KESEHATAN
Yang paling panjang umur:
O (tidak mudah stress, antibody-nya paling joss!)
A (hidup teratur)
B (mudah cari kompensasi stress)
AB (amburadul)
Yang paling gampang gendut:
O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
A (hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet)
AB (makan tergantung mood, mudah kena anoressia)
Paling gampang digigit nyamuk adalah orang yang bergolongan darah O (darahnya manis)
Yang paling gampang flu / demam / batuk / pilek:
A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
AB (lemah terhadap hyangiene)
O (makan apa saja enak atau tidak enak)
B (makan, tidur tidak teratur)
Pada acara makan-makan di sebuah pesta:
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging-dagingan)
A (ngambil yang berimbang, 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya seperti soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”)
Yang paling cepat botak:
O
B
A
AB
Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin:
B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
O (baru tidur kalau benar-benar capek dan membutuhkan)
Yang paling cepet tertidur:
B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
O (kalau lagi capek dan tidak ada kerjaan mudah ngantuk)
AB (tergantung kehendak)
A (tergantung aturan dan orario)
Penyakit yang mudah menyerang:
A (stress, majenun / linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)
Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat:
A (karena terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, tidak usah terlalu tegang dan serius)
B (karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega)
Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian):
A
B
O
AB
A = terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel, kecenderungan politik: “destra”
B = nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: “sinistra”
O = berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik: “centro”
AB = unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik
BERDASARKAN URUTAN
Yang paling gampang ngaret soal waktu:
B (karena nyantai terus)
O (karena flamboyan)
AB (karena gampang ganti program)
A (karena gagal dalam disiplin)
Yang paling susah mentolerir kesalahan orang:
A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
B (karena easy going tapi juga easy judging)
AB (karena asal beda)
O (easy judging tapi juga easy pardoning)
Yang paling bisa dipercaya:
A (karena konsisten dan taat hukum)
O (demi menjaga balance)
B (demi menjaga kenikmatan hidup)
AB (mudah ganti frame of reference)
Yang paling disukai untuk jadi teman:
O (orangnya sportif)
A (selalu on time dan persis)
AB (kreatif)
B (tergantung mood)
Kebalikannya, teman yang paling tidak disukai:
B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
AB (double standard)
A (terlalu taat dan scrupulous)
O (sulit mengalah)
MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN
Yang paling mudah kesasar / tersesat:
B
A
O
AB
Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
O (jago olah raga)
A (persis dan matematis)
B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
AB (alergi pada setiap jenis olah raga)
Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin:
O (karena berjiwa leadership dan problem-solver)
A (karena berpribadi “minute” dan teliti)
B (karena sensitif dan mudah ambil keputusan)
AB (karena kreatif dan suka ambil resiko)
Yang jadi PM jepang rata-rata bergolongan darah O (berjiwa pemimpin)
Mahasiswa Tokyo Universita pada umumnya bergol darah : B
Yang paling gampang nabung:
A (suka menghitung bunga bank)
O (suka melihat prospek)
AB (menabung karena punya proyek)
B (baru menabung kalau punya uang banyak)
Yang paling kuat ingatannya:
O
AB
A
B
Yang paling cocok jadi MC adalah orang yang bergolongan darah A (kaya planner berjalan)
MENYANGKUT KESEHATAN
Yang paling panjang umur:
O (tidak mudah stress, antibody-nya paling joss!)
A (hidup teratur)
B (mudah cari kompensasi stress)
AB (amburadul)
Yang paling gampang gendut:
O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
A (hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet)
AB (makan tergantung mood, mudah kena anoressia)
Paling gampang digigit nyamuk adalah orang yang bergolongan darah O (darahnya manis)
Yang paling gampang flu / demam / batuk / pilek:
A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
AB (lemah terhadap hyangiene)
O (makan apa saja enak atau tidak enak)
B (makan, tidur tidak teratur)
Pada acara makan-makan di sebuah pesta:
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging-dagingan)
A (ngambil yang berimbang, 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya seperti soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”)
Yang paling cepat botak:
O
B
A
AB
Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin:
B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
O (baru tidur kalau benar-benar capek dan membutuhkan)
Yang paling cepet tertidur:
B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
O (kalau lagi capek dan tidak ada kerjaan mudah ngantuk)
AB (tergantung kehendak)
A (tergantung aturan dan orario)
Penyakit yang mudah menyerang:
A (stress, majenun / linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)
Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat:
A (karena terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, tidak usah terlalu tegang dan serius)
B (karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega)
Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian):
A
B
O
AB
Jumat, 19 September 2014
Kimia : Kenaikan Titik Didih dan Penuruanan Titik Beku
Kenaikan Titik Didih ( ∆Tb ) dan
Penurunan Titik Beku ( ∆Tf )
A.
Permasalahan
:
1) Bagaimana
perubahan titik didih, jika kedalam suatu pelarut ditambahkan zat terlarut ?
2) Dan
bagaimana pula perubahan titik didih, jika ke kedalam suatu pelarut ditambahkan
zat terlarut ?
B.
Pertanyaan
:
Bagaimana jenis dan jumlah partikel zat terlarut dapat mengubah
titik didih dan titik beku suatu larutan ?
C.
Tujuan
:
mengetahui perbedaan perubahan titik didih dan titik beku suatu larutan elektrolit dan nonektrolit.
D.
Hipotesis
:
Titik didih akan semakin tinggi jika ditambahkan zat terlarut
dan titik beku akan semakin rendah jika ditambahkan
zat terlarut.
E.
Tinjauan
teori dasar :
·
Kenaikan titik didih
larutan (∆Tb)
Titik
didih adalah suhu pada saat tekanan uap sama dengan tekanan luar. Titik didih
normal suatu cairan merupakan suhu pada saat tekanan uap sama dengan tekanan 1
atm. Misalnya : titik didih normal air adalah 100°C,titik didih air di daerah
yang memiliki tekanan lebih rendah seperti daerah pegunungan akan lebih rendah
dari 100°C. Tekanan uap pelarut mengalami penurunan setelah ditambahkan zat
terlarut maka titik didih mengalami kenaikan.
Selisih antara titik didih larutan
dengan titik didih pelarutnya disebut kenaikan titik didih (∆Tb)
∆Tb= titik didih larutan –titik didih pelarut
∆Tb= Tb-Tb°
Kenaikan
titik didih tergantung pada konsentrasi zat terlarut
∆Tb= Kb.m atau
∆Tb=Kb × g/mr × 1000/p
·
Penurunan titik beku (∆Tf)
Titik
beku adalah suhu pada saat fase padat dan cair berada dalam kesetimbangan.
Titik beku normal suatu zat adalah suhu pada saat zat meleleh atau membeku pada
tekanan 1 atm. Jika suatu zat terlarut ditambahkan pada suatu pelarut murni
hingga membentuk larutan maka titik beku pelarut murni akan mengalami
penurunan.
Misalnya
: jika titik beku normal air adalah 0°C namun dengan adanya zat terlarut pada
suhu 0°C air belum membeku.
Selisih
antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan disebut penuruna titik beku
(∆Tf).
∆Tf=
titik beku pelarut murni-titik beku larutan
∆Tf=
Tf°-Tf
Penurunan
titik beku bergantung pada konsentrasi zat terlarut.
∆Tf= Kf.m atau
∆Tf= Kf × g/mr × 1000/p
Ø Pembuatan
larutan urea CO(NH2)2 = 1 Molar
a. Alat
dan bahan :
-
Urea
-
Aquades
-
Gelas kimia
-
Spatula
-
Timbangan
-
Pipet tetes
-
Botol M-150
b. Cara
kerja :
-
Tentukan banyak urea
yang akan digunakan dengan pencarian, sbb :
M =
1 M =
x =
12 gram
-
Jika sudah didapat
berapa banyak urea yang akan digunakan, timbang urea sebanyak hasil di atas
dengan timbangan.
-
Jika sudah, masukan
urea tersebut kedalam gelas kimia di ikuti aquades sebanyak 100 ml.
-
Aduk perlahan dengan
spatula hingga urea bercampur dengan aquades.
-
Jika sudah tercampur,
tambahkan 50 ml lagi dan aduk kembali.
-
Lalu masukan larutan
urea 1 Molar tersebut kedalam botol M-150 dan beri label.
·
Kenaikan titik didih (
∆Tb ) => larutan urea CO(NH2)2 = 1 Molar
a. Alat
dan bahan :
-
Larutan urea CO(NH2)2
= 1 Molar sebanyak 50 ml
-
Gelas kimia
-
Kaki tiga
-
Termometer
-
Kawat kasa
-
Pemanas spitrus
-
Botol M-150
b. Cara
kerja :
-
Masukan larutan urea
CO(NH2)2 1 Molar sebanyak 50 ml kedalam gelas kimia.
-
Ukur suhu awal dengan
termometer sebelum dipanaskan.
-
Letakan gelas kimia
yang berisi larutan CO(NH2)2
1 Molar dengan volume 150 ml.
-
Sebelumnya alas kaki
tiga dengan kawat kasa agar gelas kimia tidak jatuh.
-
Panaskan larutan
tersebut menggunakan pemanas spitrus dan tunggu hingga mendidih.
-
Jika sudah mendidih,
pindahkan larutan tadi mennggunakan serbet ke tempat yang jauh dari pemanas
spitrus.
-
Lalu ukur suhu akhir
larutan menggunakan termometer.
o Titik
didih
Waktu
percobaan: kamis/ 7 Agustus 2014
No
|
Larutan
|
Suhu
didih
|
Rata-rata
suhu didih
|
|
kelompok
|
kelompok
|
|||
1
|
Aquades
|
(I), 76°C
|
(I), 76°C
|
76°C
|
2
|
Urea 1M
|
(II), 77°C
|
(III), 78°C
|
77,5°C
|
3
|
Urea 2M
|
(IV), 82°C
|
(V), 91°C
|
86,5°C
|
4
|
NaCl 1M
|
(VI), 82°C
|
(VII), 81°C
|
81,5°C
|
5
|
NaCl 2M
|
(VIII), 89°C
|
(IX),90 °C
|
89,5°C
|
·
Penurunan titik beku (
∆Tf ) => larutan urea CO(NH2)2 = 1 Molar
a. Alat
dan bahan :
-
Larutan urea CO(NH2)2
= 1 Molar setinggi 4 cm ( di ukur dengan tabung reaksi )
-
Gelas kimia
-
mistar
-
Termometer
-
Pecahan es batu
-
Garam kasar
-
Serbet
-
Gelas ukur
b. Cara
kerja :
-
Masukan larutan urea CO(NH2)2 = 1 Molar
kedalam tabung reaksi.
-
Ukur setinggi 4 cm
dengan menggunakan mistar.
-
Ukur suhu awal larutan
dengan menggunakan termometer.
-
Lalu setelah itu,
masukan larutan tersebut kedalam gelas kimia yang sebelumnya telah di isi
dengan pecahan es batu ditambah garam
kasar.
-
Tunggu hingga larutan
setengah membeku.
-
Jika sudah membeku,
keluarkan larutan tersebut dari gelas kimia yang di penuhi pecahan es batu.
-
Ukur suhu akhir larutan
dengan menggunakan termometer.
·
Titik Beku
Waktu percobaan :
Jum’at/ 8 Agustus 2014
No
|
Larutan
|
Suhu
didih
|
Rata-rata
suhu didih
|
|
kelompok
|
Kelompok
|
|||
1
|
Aquades
|
(I), 3°C
|
(I), 3°C
|
3°C
|
2
|
Urea 1M
|
(II), 0°C
|
(III), 0°C
|
0°C
|
3
|
Urea 2M
|
(IV), 0°C
|
(V), 0°C
|
0°C
|
4
|
NaCl 1M
|
(VI), 2°C
|
(VII), 3°C
|
2,5°C
|
5
|
NaCl 2M
|
(VIII), -2°C
|
(IX),0 °C
|
-1°C
|
i.
Pengolahan
data:
1. Harga ∆Tb dan ∆Tf yang dihasilkan dari percobaan
urea=
1 M
Tb:
78°C
∆Tb=Tb
larutan-Tb pelarut
= 78°C-76°C
= 2°C
Tf : 0°C
∆Tf = Tf pelarut-Tf larutan
= 3°C- 0 °C
= 3°C
2. Diagram
hubungan P-T untuk data hasil kelompok V
3. Diagram
hubungan P-T untuk data hasil seluruh kelompok
4. Harga
∆Tb dan ∆Tf yang
dihasilkan dari percobaan berdasarkan hukum roult (jika Kb air:
0,52°C/m dan Kf air: 1,86°C/m), dan bandingkan harga berdasarkan
percobaan.
∆Tb = Kb.m.i
=0,52°C/m
× 1 M × 1
=0,52°C
∆Tf =Kf.m.i
=1,86°C/m
× 1 M × 1
=1,86°C
j.
Discusi
dan pertanyaan:
1) Bagaimana
titik didih dan titik beku larutan dibandingkan dengan titik didih dan titik
beku pelarut murni? (lebih tinggi, lebih rendah, atau sama?)
Jawab:
-
Titik didih larutan
lebih tinggi dari titik didih pelarut murni
-
Titik beku larutan
lebih rendah dari titik beku pelarut murni
2) Bagaimana
pengaruh kesentrasi larutan urea terhadap:
a.titik
didih dan titik beku larutan?
b.kenaikan
titik didih dan penurunan titik beku larutan?
Jawab:
a. Semakin
tinggi kosentrasi larutan maka semakin tinggi titik didih larutan, semakin
tinggi kosentrasi larutan maka semakin rendah titik didih larutan.
b. Tekanan
uap pelarut mengalami penurunan setelah ditambahkan zat terlarut maka titik
didih mengalami kenaikan.
Jika
suatu zat terlarut ditambahkan pada suatu pelarut murni hingga membentuk
larutan maka titik beku pelarut murni akan mengalami penurunan.
3) Bagaimana
pengaruh kosentrasi larutan NaCl terhadap:
a.
Titik didih dan titik
beku larutan?
b. Kenaikan
titik didih dan penurunan titik beku larutan?
Jawab:
a. Semakin
tinggi kosentrasi larutan maka semakin tinggi titik didih larutan, semakin
tinggi kosentrasi larutan maka semakin rendah titik beku larutan.
b. Tekanan
uap pelarut mengalami penurunan setelah ditambahkan zat terlarut maka titik
didih mengalami kenaikan.
Jika
suatu zat terlarut ditambahkan pada suatu pelarut murni hingga membentuk
larutan maka titik beku pelarut murni akan mengalami penurunan.
4) Pada
kemolalan yang sama, bagaimana harga titik didih dan titik beku pada larutan
urea dan NaCl?
Menurut
anda apakah yang menyebabkan perbedaan itu?
Jawab:
a. Titik
didih NaCl lebih tinggi dari titik didih urea karena NaCl adalah larutan
elektrolit
b. Titik
beku NaCl lebih rendah dari titik beku urea karena NaCl larutan elektrolit
yang menyebabkan perbedaan itu
adalah akibat pengaruh kosentrasi larutan (molaritas) serta bergantung pada
sifat koligatif larutan.
k.
Kesimpulan
dan saran
Titik didih larutan lebih tinggi dari
titik didih pelarut akibat adanya pengaruh kosentrasi (molalitas) larutan,
serta sifat koligatif nya .
Titik beku larutan lebih rendah dari
titik beku pelarut akibat adanya pengaruh kosentrasi (molaritas) larutan, serta
sifat koligatifnya.
Faktor yang menentukan harga kenaikan
titik didih dan titik beku larutan adalah jumlah partikel/mol zat terlarut
Pengayaan:
1. Jelaskan
kenapa zat terlarut dapat mengubah titik didih dan titik beku suatu larutan?
Jawab:
Karena partikel zat terlarut akan
menghambat proses penguapan /pembekuan suatu larutan, semakin banyak partikel
zat terlarut titik didih semakin tinggi
dan titik beku semakin turun.
2. Contoh
manfaat dari prinsip pratikum yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari:
-
Pada pembuatan es krim.
-
Anti beku dalam
radiator mobil.
-
Antibeku dalam tubuh
hewan.
Langganan:
Postingan (Atom)